ALUR DATA

sharing and learning

Membatasi Bandwith Mikrotik Dengan Simple Queue – Artikel kali ini akan membahas tentang cara membatasi bandwith mikrotik dengan simple queue setelah artikel sebelumnya membahas tentang setting hotspot di mikrotik. Pada artikel sebelum memang sudah dijelaskan bagaimana cara membatasi bandwith tiap user. Kali ini saya akan memberikan opsi lain dalam menyetting hotspot di mikorting. Kita ambil sebuah kasus :

Sebuah ISP mempunyai bandwith 2 Mb dan terdiri dari 10 user, setiap user diberi kecepatan 256kb. Jika menggunakan metode pembagian bandwith seperti pada artikel setting hotspot di mikrotik memang setiap user bisa mendapatkan 256kb akan tetapi bagaimana jika hanya ada 1 user saja yang online, apakah akan tetap mendapatkan 256k atau bisa full mendapatkan bandwith 2Mb ? Jawabannya adalah iya hanya 256kb. Oleh karena itu untuk memaksimalkan bandwith sehingga tidak ada bandwith “nganggur” ketika user kosong bisa digunakan dengan menggunakan simple queue.

Kita akan membuat sebuah sistem yang memungkinkan 1 user bisa menggunakan seluruh bandwith 2 Mb jika kondisi hanya ada 1 user saja yang online. Apabila kondisi penuh setiap user minimal akan mendapatkan jatah 256kb. Bagaimana caranya? Kita ikuti alur berikut ini :

1.  Pertama setting hotspot terlebih dahulu. Tutorial bisa dilihat di SETTING HOTSPOT DI MIKROTIK (cukup sampai no.16 saja)

 

2.  Kedua kita membuat usernya, ketikkan perintah berikut

User 1

User 2

1.membuat user

*catatan = profile selalu pilih default sehingga nantinya bandwith bisa kita atur di simple queue

 

3.  Ketiga kita akan membuat mangle nya. Buka New terminal lalu ketikkan :

Manggle ICMP Ping

 

Manggle Browsing

2.setting mangle

*catatan : pastikan ICMP ping berada di atas Browsing agar prioritas akan diberikan ke ICMP Ping

 

4.   Membuat queue. Buka New terminal lalu ketikkan :

Parent Browsing

3.setting queue

Turunan Browsing

 

4.limit user 

5.max limit

6.limit at

Saya ambil contoh 2 user, jika anda 10 user tinggal menambahkan saja.

ICMP Ping

7.icmp ping

 

Penjelasan fungsi di simple queue :

Name : nama identitas misalkan user_1 atau mungkin PC 1, dsb sesuai keinginan anda

Target address : alamat ip yang akan digunakan, dalam kasus ini alamat ip ini harus disusaikan dengan ip di user (lihat no.2)

Priority : Bandwith yang diprioritaskan terlebih dahulu. Priorty 1 berarti mendaptkan prioritas pertama sedangkan priority 8 berarti mendapatkan prioritas terakhir (priority ada 1 – 8)

Limit at : bandwidth yang akan didapatkan saat jaringan paling sibuk (Committed Information Rate)

Max limit : kecepatan maksimum yang mungkin didapatkan saat jaringan tidak sibuk (Maximum Information Rate)

Contoh kasus limit at dan max limit. Seperti kasus di awal kita analogikan seuah ISP mempunyai bandwith 2 MB dan terdiri dari 10 user. Satu ketika trafic full, semua user sedang online maka setiap user minimal akan mendapatkan jatah bandwith 256k (limit at). Sebaliknya jika pada suatu ketika hanya ada 1 orang saja yang online, maka user diizinkan melewati limit at dan bisa menggunakan maksimal bandwith yaitu sebesar 2 M (max limit).

*catatan : perlu perhitungan matang ketika setting limit at. Jika kita hanya mempunyai bandwith kecil misalnya 512k dan mempunya 10 user tentunya kita tidak mungkin mengisi 256k karena akan berdampak pada kecepatan user.

Incoming search terms:

  • konfigurasi simple queue mikrotik (1)
  • setting mikrotik simple queue (1)
  • setting mikrotik simple queue mangle (1)
Hotspot, Mikrotik

One Response so far.

  1. toni says:

    tnks gan